Kami menyambut gembira Anda - Kiranya Anda diberkati Tuhan !

Selasa, 01 Mei 2012

KEBANGKITANNYA MENGUBAH HIDUPKU


Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitanNya dan persekutuan dalam penderitaanNya, dimana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematianNya
 (Filipi 3:10)

Bila Yesus mati apakah Dia benar-benar bangkit ? Menurut J.R.W Stott dalam bukunya Karya Kristus bagi kita. Ada empat bukti untuk membuktikan bahwa Ia sudah bagkit yaitu kubur yang kosong, kain kafan, penampakan Yesus dan murid-murid Yesus yang berubah.
Yang paling tidak bisa disangkal adalah murid-murid berubah. Orang yang percaya Yesus akan berubah hidupnya, itu yang tidak bisa disangkal. Berarti kebangkitan Kristus mendatangkan kuasa yang mengubahkan hidup orang percaya kepadaNya.
Kapan Thomas menjadi percaya ? Kisah Para Rasul mengatakan dia percaya waktu melihat Yesus bangkit. Petrus yang telah menyangkal Yesus, hidupnya menjadi lemah dan jauh dari Tuhan tetapi ketika Yesus bangkit, Yesus berkata kepada Maria; “Beritahu kepada murid-muridKu dan juga kepada Petrus.” Mengapa Petrus dipisahkan sendiri ? Karena Yesus mengetahui hidup Petrus hancur setelah menyangkal Yesus tiga kali. Yesus mengetahui hal itu. Itulah sebabnya, Yesus berkata; “Katakan kepada Petrus….” (Markus 16:7).
Pada waktu Maria berbicara dengan Petrus tentang kebangkitan Yesus, Petrus berlari paling cepat. Alkitab mencatat walaupun yohanes duluan sampai, tetapi Petrus lebih dahulu masuk dan melihat kubur Yesus yang kosong. Dan ketika Petrus melihatNya, percayalah dia (Yoh 20:4-8). Setelah itu, Petrus berubah. Petrus yang penakut sekarang menjadi pemberani. Akhir hidupnya, Petrus mati disalib terbalik. Markus mati dengan berani ditarik kuda sehingga seluruh tubuhnya lepas. Thomas pergi ke India dan mati di sana dengan cara ditombak. Semua murid-murid Yesus hidup dengan radikal. Bodoh sekali kalau mereka mau mati buat seorang yang tidak benar-benar bangkit.
Bagaimana perubahan hidup bisa terjadi? Perubahan hidup terjadi jika kita mengenal Dia, mengalami kuasa kebangkitaNya, serta bersekutu dengan kematianNya seperti yang dikatakan Filipi 3:10, “Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitanNya dan persekutuan dalam penderitaanNya, dimana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematianNya”.
Sejauh mana kita mengenalNya, meyakini bahwa Ia bangkit atas kematianNya menyatakan diriNya sebagai Anak Allah hidup yang menyelamatkan umat manusia?
Sejauh mana perubahan kita ‘untuk menjadi serupa dengan Dia”? Marilah kita meneladani kehidupan Kristus – Perubahan hidup adalah pilihan sampai terbukti bahwa kita benar-benar berubah seperti Dia.

Jumat, 09 Maret 2012

SUSUNAN PENGURUS BPD BANTEN

SUSUNAN KEPENGURUSAN BADAN PENGURUS DAERAH
GEREJA SIDANG-SIDANG JEMAAT ALLAH DI INDONESIA DAERAH BANTEN

Sesuai dengan SURAT PENGESAHAN No.115/BPP/S/3/2012 dari Badan Pengurus Pusat Gereja Sidang-sidang Jemaat Allah di Indonesia - mengangkat dan mengesahkan Badan Pengurus Daerah Banten untuk melanjutkan kepemimpinan BPD Banten Periode 2010-2013 sehubungan dengan telah dipanggil pulang ke Surga Alm.Bpk.Pdt.Stanley Ahimsa (Ketua BPD Banten):

Ketua : Pdt.Davy F.J.Sondakh
Wakil ketua : Pdt.Sukamto
Sekretaris : Pdt.Yusuf Eko Widiarto
Bendahara : Pdt.Jenny S.Kosasih

Mari kita dukung dalam doa dan dukung kepemimpinan BPD Banten kita ini agar sukses menjalankan pelayanannya di BPD sampai dengan Rapat Daerah Tahun 2013.
Tuhan memberkati.

(admin sekretariat BPD Banten)

Kamis, 05 Januari 2012

DOAKAN pemulihan dan kesembuhan Ketua BPD kita

Rekan-rekan Pelayan Injil GSJA, marilah kita doakan untuk pemulihan dan kesembuhan Bapak Pdt.Stanley Ahimsa (Ketua BPD GSJA Banten sekaligus Gembala Sidang GSJA PUGAR: Puri dan Graha Raya) yang sekarang dirawat inap di Rumah Sakit PGI Cikini Jakarta - kiranya Kuasa Tuhan Yesus yang ajaib memulihkan dan menyembuhkan Bapak Pdt.Stanley Ahimsa.
Berikut saat photo BPD GSJA Banten mendoakan beliau saat sebelum tindakan dokter di Ruang Emergency Room (Kamis, 5 Januari 2012).
Terimakasih atas doanya, Tuhan memberkati Bapak/Ibu/Sdr !

Kamis, 15 Desember 2011

SELAMAT MERAYAKAN NATAL & MENYAMBUT TAHUN BARU"

BPD GSJA Banten mengucapkan "SELAMAT MERAYAKAN NATAL 2011 & MENYAMBUT TAHUN BARU 2012" kepada Segenap Pelayan Injil & Jemaat beserta keluarga GSJA Daerah Banten. Kiranya berkat dan damai Natal menyertai kita sekalian.

Informasi: Kantor BPD GSJA Banten LIBUR NATAL mulai Selasa, 20 Des.2011 s/d Kamis, 5 Jan.2012 dan aktif kembali Jumat, 6 Jan.2012.

Selasa, 23 Agustus 2011

LIBUR KANTOR BPD GSJA BANTEN

Informasi untuk seluruh Pelayan Injil GSJA Daerah Banten:
LIBUR KANTOR mulai Jumat, 26 Agustus 2011 s/d Senin, 5 September 2011
Kantor BPD GSJA Daerah Banten akan efektif kembali
pada Selasa, 6 September 2011.
TERIMAKASIH. TUHAN MEMBERKATI

Minggu, 21 Agustus 2011

BAGAIMANA AGAR ANDA MENGALAMI TEROBOSAN ?


Marilah kita tidak puas hanya menjadi orang yang biasa-biasa saja, melainkan berusaha menjadi orang-orang yang bersemangat dalam melakukan segala hal bagi kemuliaan Tuhan karena kita diciptakan bagi kesenangan hati Tuhan!

Dalam segala bidang kehidupan setiap orang percaya sekarang ini sedang menantikan adanya 'TEROBOSAN' dari Tuhan.

Pertanyaannya adalah: "Bagaimana Agar Mengalami Terobosan Tersebut?"

Pertama, Harapkan Waktunya Tuhan !


a). Harapkan Waktunya Tuhan berarti waktu yang tepat oleh Tuhan untuk melakukan terobosanNya bagi kita.


Terobosan tidak bisa dialami kapan saja kita mau, ada waktunya untuk suatu terobosan terjadi. Sebelum waktu tsb terjadi atau tiba, marilah terus melakukan segala pekerjaan dengan yang terbaik seperti untuk Tuhan! Persistence and Do the best! Jangan hanya diam, menunggu dan tidak berbuat apa-apa, buang-buang waktu serta bermalas-malasan, nyantai!!!


Kolose 3:23-24: 23 Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. 24 Kamu tahu, bahwa dari Tuhanlah kamu akan menerima bagian yang ditentukan bagimu sebagai upah. Kristus adalah tuan dan kamu hamba-Nya.

Dalam hasil penelitian sebuah Gereja disebutkan 'setiap 38 menit terbuka 1 buah Gereja Baru" tentunya ini salah satu contoh terobosan yang Tuhan lakukan atas GerejaNya.

b). Segala sesuatu tidak mustahil bagi Tuhan dan juga bagi orang percaya!


Hari-hari ini banyak rumah tangga Kristen yang mengalami hubungan suami-isteri yang disharmonisasi karena masalah tidak adanya keturunan, sudah menikah 6 tahun belum juga diberkati dengan buah keturunan atau anak.

Rumah tangga yang demikian patut belajar dari kehidupan Sara, isteri Abraham yang sudah MANULA (manusia usia lanjut) sudah menopause dan secara alamiah tidka mungkin bisa hamil dan melahirkan anak, tetapi Tuhan lakukan terobosanNya dan memberkati Sara dengan anak diusia tuanya (Kejadian 18:14). Sisi lain, setiap Ibadah Natal di bulan Desember selalu disinggung fakta seorang perawan belum disentuh oleh pria manapun bisa mengandung dan melahirkan anaknya bahkan bukan karena hubungan biologi tetapi karena Roh Kudus (Lukas 1:37).

Karena itu sambil menanti waktunya Tuhan melakukan terobosanNya, biarlah kita tetap tekun dan setia melakukan aktifitas kehidupan kita dengan baik dan benar sesuai Firman Tuhan. Sekolah, bekerja (di kantor, rumah), bisnis lakukan dengan segenap hati!! Termasuk juga melayani Tuhan seperti ditegaskan oleh Surat Roma 12:11-12: 11 Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.12 Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa!

Kitab 1 Korintus 15:58 Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.

Sudahkah Anda setia, tekun dan dengan segenap melakukan apa yang harus Anda laukan sesuai FirmanNya? Ingat, pasti waktunya Tuhan lakukan terobosan akan tiba bagi Anda kelak!


Kedua, Hilangkan rintangan


a). Berusaha hari lepas hari, kita semakin berkurang-kurang dan biarlah Yesus yang semakin bertambah-tambah; KuasaNya mengatasi segala sesuatu yang menjadi hambatan tersebut!

Ibrani 12:1-2: 1 Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita.


2 Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah.

Jangan biarkan dosa dan kejahatan kita menjadi rintangan dalam hidup kita untuk mengalami terobosan dari Tuhan. Bukankah Firman Tuhan mengatakan " Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaranNya tidak kurang tajam untuk mendengar; tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu" (Yesaya 59:1-2)

Ingatlah kisah kepahlawan Aleksander Agung bagi negaranya ketika ingin mengadakan ekspansi untuk menguasai dunia? Kaisar Alexander memerintah tentaranya agar menghancurkan setiap jalan, jembatan yang telah dilewati tentaranya agar mereka terus bergerak dan memandang ke depan untuk menguasai dunia dan tidak ada kesempatan untuk mundur atau pulang selain berjuang sampai titik darah penghabisan dan meraih kemenangan.

Yang menjadi rintangan bangsa Israel harus dididik Tuhan selama 40 tahun di padang gurun karena bangsa itu tegur tengkuk dan selalu mengingat kehidupan mereka di Mesir!

Jangan pernah ingat dan mau kembali menjalani kehidupan lama Anda yang jauh dari hati Tuhan! Tinggalkan hidup lama dan jalani hidup baru yang menyukakan hati Tuhan saja!


b). Karakter dibentuk melalui masalah, kesukaran, penderitaan, konflik/ benturan2…Responi semua peristiwa ini yang akan membentuk Karakter kita, jangan bereaksi yang salah/negatif: kepahitan, kecewa, sakit hati. Juga kekuatiran. Hasil penelitian Dr.Walter Cavert: “hanya 8% dari hal-hal yang dikuatirkan orang adalah hal-hal yang masuk akal untuk dipikirkan, sedangkan 92% sisanya berupa khayalan, sesuatu yang tidak pernah terjadi, atau hal-hal yang berada di luar kendali manusia” Berarti jka kita seringkali kuatir yang kita kuatirkan hanya 8 % saja yang benar-benar terjadi!

Orang-orang yang penuh keterbatasan fisik seharusnya kuatir dengan hidupnya, tetapi tidak demikian malah mereka optimis bahwa bersama Tuhan mereka sanggup melakukan apa saja bagiNya. Sebut saja gadis buta sekaligus tuna rungu, Hellen Keler. Panis "bertangan kepiting" (masing-masing tangan berjari dua) dari Korea, Kee Ah Lee, serta wanita lumpuh (dari leher ke bawah), pelukis dan motivator hebat, Joni Eareckson Tada. Sekalipun mereka adalah orang yang "berkurangan" fisik, namun mereka sanggup 'berprestasi" besar karena terobosan Tuhan. Mereka telah hilangkan rintangan dalam hidup mereka. Demikian juga Anda pun bisa!


2 Kor.10:5-> kita harus “menawan segala pikiran dan menaklukannya kepada Kristus” termasuk kekuatiran kita!

Filipi 4:6-7-> “6Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dgn ucapan syukur.7Damai sejahtera Allah, yg melampuai segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dlm Kristus Yesus”.

Ketiga, Hidup berjalan dalam berkat Bapa.


a).Ishak jauh lebih kaya dan berhasil dari bapanya, Abraham > karena Ishak taat dan menghormati orang tuanya.


Kejadian 26:3-5;12-13: 3 Tinggallah di negeri ini sebagai orang asing, maka Aku akan menyertai engkau dan memberkati engkau sebab kepadamulah dan kepada keturunanmu akan Kuberikan seluruh negeri ini dan Aku akan menepati sumpah yang telah Kuikrarkan kepada Abraham, ayahmu. 4 Aku akan membuat banyak keturunanmu seperti bintang di langit; Aku akan memberikan kepada keturunanmu seluruh negeri ini dan oleh keturunanmu semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, 5 karena Abraham telah mendengarkan firman-Ku dan memelihara kewajibannya kepadaKu yaitu segala perintah, ketetapan dan hukumKu.”


12 Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat sebab ia diberkati TUHAN. 13 Dan orang itu menjadi kaya bahkan kian lama kian kaya sehingga ia menjadi sangat kaya.

b).Yesuspun berjalan dalam berkat Bapa.


Yohanes 4:34 Kata Yesus kepada mereka: “MakananKu ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaanNya.

Harold Kushner mengatakan : "anything that should be set right sooner or later will" (apapun yang dikerjakan dengan benar, cepat atau lambat akan terbukti benar)

Lakukan segala sesuatunya dengan benar sesuai Firman Tuhan dalam tuntunanNya saja, maka akan menghasilkan buah yang benar ! Terobosan akan terjadi saat Anda melakukannya dengan benar!

Akan terjadi terobosan dalam sekolah anak-anak Anda, pelayanan Anda, bisnis Anda, rumah tangga Anda, Gereja Anda, kepemimpinan Anda, karena Tuhan akan lakukan terobosanNya saat Anda hilangkan rintangan dan komitmen hidup berjalan dalam berkatNya yaitu Firman Tuhan!

Dalam nama Tuhan Yesus terjadilah terobosan bagi Anda!

Selamat merindukan terobosan Tuhan dan mengalaminya! Haleluya!

(Yusuf Eko Widiarto, Sekretaris BPD GSJA Banten - 21 Agustus 2011)

Rabu, 22 Juni 2011

JANGAN HANYA DILAYANI*

"Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah” (1 Petrus 4:10)

Sumber dari www.tempointeraktif.com tanggal 22 Juni 2011 mencatat bahwa pemerintah dinilai gagal melakukan diplomasi tingkat tinggi dalam mengatasi kasus TKI Ruyati binti Satubi yang dipancung di Arab Saudi pada 18 Juni 2011. “Seharusnya Menakertrans dan Kepala BNP2TKI mundur sebagai bentuk pertanggungjawaban dan penyesalan, bukan hanya ngomong,” kata Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid alias Yenny Wahid, Direktur Wahid Institute melalui telepon, Senin 20 Juni 2011. Menurut Yenny, pemerintah tidak melakukan pertolongan. Padahal keluarga Ruyati sudah mengetahui kasus ini sejak Januari 2010 dan meminta pertolongan Kementerian Tenaga Kerja, Kementerian Luar Negeri dan BNP2TKI. “Pemerintah tidak melakukan diplomasi tingkat tingi,”katanya. Bahkan dalam salah satu talkshow di salah satu stasiun televisi menyebutkan bahwa menteri yang bersangkutan lebih mengutamakan kepentingan partainya daripada kepentingan bangsanya yaitu tugas kedinasan ketenagakerjaan yang dibidanginya.

Jelas dari tulisan di atas faktor kepemimpinan bisa disoroti dalam hal ini menjadi salah satu faktor mengapa bisa terjadi perisitiwa dipancungnya ‘pahlawan devisa’ tersebut.

Mungkin ini sudah menjadi tanda zaman bahwa integritas manusia mulai hilang! Motivasi dan nilai kepemimpinan yang benar dalam diri seorang pemimpin sudah sirna. Ini yang selalu diamati oleh rakyat yaitu jika akan memimpikan sebuah kedudukan atau kepemimpinan maka rakyat disanjung-sanjung agar suara mereka mendukung dirinya, tetapi ketika terpilih memiliki kedudukan rakyat dibuat bingung.

Rasul Petrus mengingatkan, “layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah” (1 Petrus 4:10). Pemimpin harus memiliki komitmen untuk melayani dengan karunia yang ada.

Bahkan Tuhan Yesus memberikan teladan kepemimpinan ketika Ia membasuh kaki semua muridNya. Dan, Tuhan Yesus pun jauh-jauh hari telah menegaskan, “…sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang” (Matius 20:28). Tuhan Yesus selalu action cepat untuk melayani bagi kemasyalatan umatNya.

Kiranya kita akan menjadi seorang yang tidak hanya NATO artinya No Action Talk Only (hanya bicara tidak ada tindakan). Kunci dari segalanya adalah menjaga integritas diri seorang pemimpin agar selalu melayani dan bukan menuntut untuk dilayani saja!

“JANGAN HANYA DILAYANI” ini harus selalu menggema dalam telinga setiap pemimpin di Gereja kita. Selalu terfokus kepada kepimpinan yang melayani dan bukan dilayani.

Baik sekali jika ini harus disampaikan kepada setiap orang yang akan dipilih menjadi Pemimpin Nasional atau BPP (Badan Pengurus Pusat) kelak dalam Kongres ke-22 di Surabaya. Juga, para pemimpin tingkat daerah seperti BPD (Badan Pemimpin Daerah) harus belajar juga lebih mementingkan kepentingan bagi kemajuan daerahnya daripada terus sibuk dengan kepentingan gerejanya sendiri atau bahkan kepentingan dirinya sendiri.

Seorang gembala sidang harus senantiasa meneladani pola penggembalaan Tuhan Yesus, Sang Gembala Agung yang berkomitmen dan telah membuktikannya yaitu ‘berkorban’ bagi domba-dombaNya.

Jelas, kita harus belajar memetik pelajaran dari setiap kejadian di sekitar kita bahwa jangan sampai ada yang menjadi korban karena gara-gara kesalahan tindakan kepemimpinan kita. Jika, suatu program tidak tercapai bukan karena orang yang dipimpin yang tidak bisa melaksanakannya, melainkan pdari pemimpinlah yang belum bisa memberikan teladan untuk melaksanakannya. Jika orang yang dipimpin tidak bertumbuh karena pemimpinnya tidak bertumbuh. Ada pepatah, “Jika melihat buah harus melihat pohonnya”. Bukankah tidak mungkin jika buah semangka berasal dari pohon mangga?

Biarlah setiap kita sebagai pemimpin meminta kekuatan oleh Roh Kudus untuk senantiasa berkomtimen dan melayani dengan baik orang yang kita pimpin. Bahkan, VIP service harus menjadi motto agar setiap orang yang kita layani, jemaat yang kita layani merasa dipuaskan dan diberkati dengan pelayanan kita.

Pelayanan Tuhan Yesus sebagai model pemimpin adalah ‘menyelamatkan’ seluruh umat manusia di muka bumi ini dan “barangsiapa yang percaya kepada tidak bisa melainkan memperoleh hidup yang kekal”.

“SELALU SIAP MELAYANI” bergema dalam diri setiap pemimpin, maka orang yang dipimpinnya akan mengikuti jejak teladan pemimpinnya. Kiranya, setiap kita selalu melayani dan bukan dilayani! Tuhan memberkati.

*Ditulis oleh Pdt.Yusuf Eko Widiarto,M.Th (Sekretaris BPD Banten) diterbitkan juga di website:www.gsja.org